Sifatsifat Akhlak Mahmudah Berikut ini sifat-sifat umum dari
Memilikiahklak mahmudah kepada allah hukumnya ? a. Report. Memiliki ahklak mahmudah kepada allah hukumnya ? a. jaiz b. wajib c. sunah d. ibadah . afifahzurry B. wajib. mahmudah: perilaku baik mazmumah: perilaku buruk/jahat. semoga bermanfaat dan maaf jika ada kesalahan. 2 votes Thanks 4. Finezza B. Wajib karena arti dari akhlak mahmudah
Akhlakmahmudah disebut juga sebagai akhlak terpuji. Akhlak terpuji erat kaitannya dengan kebaikan atau perbuatan baik. Menurut Ali bin Abi Thalib sesuatu yang baik memiliki pengertian menjauhkan diri dari larangan, mencari sesuatu yang halal dan memberikan kelonggaran pada keluarga.[2] Akhlak madzmumah disebut juga akhlak tercela.
Akhlakkepada MakhlukNya Akhlak kepada MakhlukNya adalah perbuatan hambaNya terhadap makhluk Allah, seperti Malaikat, Jin, Manusia, dan Hewan. 3. Akhlak kepada Lingkungan Akhlak kepada lingkungan adalah perbuatan hambaNya terhadap lingkungan (semesta alam), seperti : tumbuh-tumbuhan, air (laut, sungai, danau), gunung, dan sebagainya.
bertaqwalah kepada Allah dimanapun kamu berada dan sertailah kejelekan dengan suatu kebaikan (niscaya) akan menghapusnya dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik. (H.R. Tirmidzi) Sudah sangat jelas sekali, bahwa perintah untuk berakhlak yang baik adalah kewajiban bagi kita. Maka kita harus menanamkan akhlak yang baik bahkan sejak dini.
Akidahmemiliki tiga prinsip utama; pertama, berserah diri pada Allah dengan bertauhid Maksud prinsip ini adalah beribadah murni kepada Allah semata. Kedua, Taat kepada Allah dengan melakukan ketaatan. Ini berarti, orang yang bertauhid berarti berprinsip pula menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Memilikiahklak mahmudah kepada allah hukumnya ? - 4157079 nurma30 nurma30 01.11.2015 Bahasa lain Sekolah Menengah Pertama terjawab Memiliki ahklak mahmudah kepada allah hukumnya ? a. jaiz b. wajib c. sunah d. ibadah 2 Iklan Finezza Finezza B. Wajib karena arti dari akhlak mahmudah adalah sifat yg terpuji Semoga jawaban ini membantu. Iklan
Akhlakulmahmudah atau akhlakul karimah merupakan akhlak terpuji yang seharusnya dimiliki oleh seorang muslim. Zulkarnain dalam Transformasi Nilai-nilai Pendidikan Islam menjelaskan bahwa akhlak terpuji yaitu akhlak yang senantiasa berada dalam kontrol ilahiyah yang dapat membawa nilai-nilai positif dan kondusif bagi kemaslahatan umat.
Akhlaksendiri dibedakan menjadi dua golongan yakni akhlak terpuji atau akhlakul karimah dan akhlak tercela atau akhlakuk mazmumah. Akhlak Terpuji. Diantara beberapa akhlak terpuji yang seharusnya dimiliki oleh seorang muslim adalah kesopanan, sabar, jujur, derwaman, rendah hati, tutur kata yang lembut dan santun, gigih, rela berkorban, adil
ContohAkhlak Terpuji Kepada Allah 1. Melaksanakan Ibadah Wajib 2. Dzikir 3. Berdo'a kepada Allah 4. Tawakal 5. Tawaduk Akhlak Terpuji Kepada Rasulullah 1. Menjalankan Sunnah Nabi SAW 2. Taat kepada kepada Rasulullah SAW 3. Membaca Shalawat Untuk Nabi SAW 4. Mencintai Keluarga dan Sahabat Rasulullah SAW Akhlak Terpuji Kepada Allah Dan Rasulullah
kiUV4j. Ilustrasi Contoh Akhlak Mahmudah Foto Abdullah Arif seorang Muslim, kita harus memahami dan memiliki akhlak mahmudah. Akhlak mahmudah adalah akhlak terpuji. Sudah sewajarnya kita memiliki akhlak terpuji agar bisa hidup dengan tenang dan sebagai tanda ketaatan kepada Allah SWT. Apa saja contoh akhlak mahmudah?Simak jawaban dan pengertian akhlak mahmudah dalam artikel berikut dan Contoh Akhlak Mahmudah yang Harus Dipahami Umat MuslimIlustrasi Contoh Akhlak Mahmudah Foto Hanna Morris dari buku Ilmu Akhlak oleh Amin 20221180, secara bahasa, akhlak mahmudah diartikan sebagai akhlak yang terpuji. Kata mahmudah adalah bentuk maf’ul dari kata hamida yang artinya adalah mahmudah disebut juga dengan akhlaq al-karimah akhlak mulia atau al-akhlaq al-munjiyat akhlak yang menyelamatkan pelakunya.Secara terminologi, para ulama mengemukakan pendapat berbeda tentang pengertian akhlak mahmudah. Berikut ini pengertian akhlak mahmudah menurut para ulamaIbnu Qayyim pangkal akhlak terpuji adalah ketundukan dan keinginan yang tinggi. Sifat-sifat terpuji berpangkal dari kedua hal akhlak terpuji adalah sumber ketaatan dan kedekatan kepada Allah SWT, jadi mempelajari dan mengamalkan akhlak terpuji adalah kewajiban bagi setiap Dawud As-Sijistani akhlak terpuji merupakan segala perbuatan yang disenangi dan akhlak tercela adalah semua perbuatan yang harus beberapa contoh akhlak mahmudah dalam Islam sebagai berikut1. Akhlak mahmudah kepada Allah SWTYang termasuk akhlak mahmudah kepada Allah SWT adalahTakut kepada Allah, maksudnya adalah takut kepada siksaan-Nya jika berani melanggar bersyukur dengan semua yang dimiliki dan meningkatkan amal shaleh demi mendekatkan diri kepada Allah atas apa yang diperbuat baik dalam hal ibadah, beramal, dan sebagainya. Niat ikhlas akan menjauhkan diri dari Akhlak mahmudah kepada sesamaAkhlak mahmudah juga harus diterapkan ke sesama manusia. Berikut ini contohnyaTidak berbohong. Jadilah orang yang selalu berkata jujur atau tidak bersangka baik atau husnuzan kepada sesama manusia juga termasuk akhlak terpuji yang harus diterapkan. Dengan begitu, kita akan selalu diridhai oleh Allah SWT dan hidup dengan menjaga hubungan baik dengan sesama seperti saling membantu dengan tetangga, saling memberi, dan Akhlak mahmudah kepada diri sendiriAkhlak mahmudah juga harus diterapkan ke diri sendiri. Contohnya adalahSelalu berdoa dan sabar dengan ketentuan Allah menjaga kesucian dan kehormatan diri ulasan mengenai pengertian dan contoh akhlak mahmudah untuk Muslim. Pastikan untuk memahami dan menerapkan contoh-contoh akhlak mahmudah yang sudah diberikan. KRIS
Nilai menurut Ahmadi yaitu seperangkat keyakinan atau perasaan yang diyakini sebagai suatu identitas yang memberikan corak yang khusus kepada pola pemikiran, perasaan, keterkaitan maupun tingkah laku. Sedangkan pengertian akhlak menurut Abuddin Nata, adalah sesuatu yang digunakan untuk menentukan batas-batas dari sifat, perangai, kehendak, pendapat atau perbuatan yang secara layak dapat 27 dikatakan benar, salah, baik, atau buruk Nata, 1996 201. Akhlakul mahmudah yaitu suatu perilaku yang baik dan terpuji yang merujuk kepada Alquran dan Hadits. Jadi, nilai akhlakul mahmudah yang akan dikaji ini berarti pola pemikiran atau ukuran dari tingkah laku seeorang serta perasaan yang bersifat pada arah suatu perbuatan yang baik atau terpuji sesuai dengan dasar Alquran dan Hadits untuk disampaikan kepada orang lain melalui suatu komunikasi dan kebiasaan. Ajaran – ajaran agama Islam merupakan tuntutan yang ditujukan kepada manusia agar hidup di dunia menurut aturan dan norma yang terpuji. Karena itu, akhlak dalam ajaran Islam memiliki kandungan untuk berbuat baik dan terpuji, baik kepada Tuhan maupun kepada sesama manusia. Akhlakul mahmudah merupakan suatu sifat yang tinggi dan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas diri secara duniawi dan ukhrawi. Macam –macam akhlakul mahmudah Amin, 2016 182 – 230 yaitu 1 Akhlak terhadap Allah a. Taubat Taubat adalah sikap menyesali perbuatan buruk yang pernah dilakukannya dan berusaha menjauhinya, serta menggantinya dengan perbuatan baik. Jika seseorang yang bersalah melakukan taubat dan berkomitmen untuk tidak melakukan perbuatan salah lagi, Allah akan mengampuni kesalahan tersebut. b. Tawakkal Dalam segi bahasa, Tawakkal berasal dari kata tawakala’ yang memiliki arti menyerahkan, mempercayakan dan mewakilkan. Tawakkal menurut Imam Al Ghazali adalah menyandarkan kepada Allah swt tatkala menghadapi suatu kepentingan, bersandar 28 kepadaNya dalam waktu kesukaran, teguh hati tatkala ditimpa bencana disertai jiwa yang tenang dan hati yang tentram. Tawakkal juga memiliki arti menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah berbuat semaksimal mungkin, untuk mendapatkan sesuatu yang diharapkannya. Oleh karena itu, syarat utama bagi seseorang yang ingin mendapatkan sesuatu yang diharapkannya, ia harus berusaha sekuat tenaga, kemudian menyerahkan ketentuannya kepada Allah SWT. Dengan demikian, manusia dapat meraih kesuksesan dalam hidupnya. c. Husnudzon Baik Sangka Husnudzon terhadap keputusan Allah merupakan salah satu akhlak terpuji. Diantara ciri akhlak terpuji ini adalah ketaatan yang sungguh – sungguh kepadaNya. Karena sesungguhnya apa yang ditentukan oleh Allah kepada seorang hamba adalah jalan yang terbaik baginya. Husnudzon berasal dari bahasa Arab "husnu" yang berarti baik dan „adamu berarti prasangka. Dari kedua kata ini Husnudzon dapat diartikan sebagai baik sangka atau berprasangka baik. Secara istilah Husnudzon memiliki maksud sikap mental dan cara pandang yang menyebabkan seseorang melihat sesuatu secara positif atau melihat dari sisi positif Zahruddin, 2004 160 Ahsan dan Sumiyati 2017184-185 menjelaskan macam - macam huznudzon ada tiga yaitu 1 Huznudzon kepada Allah SWT. Huznudzon kepada Allah atau berbaik sangka kepada Allah SWT adalah senantiasa bersyukur atas semua kenikmatan dari-Nya, dan bersabar atas semua cobaan. 2 Huznudzon kepada diri sendiri. Huznudzon kepada diri sendiri atau berbaik sangka kepada diri sendiri akan 29 memiliki sikap percaya diri, optimis, dan bekerja keras. Sebaliknya, orang yang berburuk sangka kepada diri sendiri, ia akan merasa pesimis, tidak percaya diri dan malas berusaha. 3 Huznudzon kepada sesama manusia. Huznudzon kepada sesama manusia berarti sikap yang selalu berpikir dan berprasangka baik kepada sesama manusia. Sikap ini ditunjukkan dengan rasa senang, berpikir positif, dan sikap hormat kepada orang lain tanpa ada rasa curiga, dengki, dan perasaan tidak senang tanpa alasan yang jelas. Berprasangka baik kepada orang lain akan menumbuhkan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat. d. Tadharru Merendahkan Diri kepada Allah Tadharru adalah merendahkan diri kepada Allah SWT. Beribadah atau memohon kepada Allah hendaklah dengan cara merendahkan diri kepada-Nya, dengan sepenuh hati mengucapkan tasbih, takbir, tahmid, tahlil dan memuja asma Allah SWT. Orang yang tadharru, hatinya bergetar apabila mendengar ayat - ayat Alquran dibacakan, imannya bertambah dan bertawakkal. Mereka juga menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Apabila melaksanakan shalat, ia akan khusyuk dan apabila berdoa ia senantiasa lembut dan merasa tunduk di hadapan Allah SWT. 2 Akhlak terhadap Diri Sendiri a. Sabar 30 Sabar menurut terminology adalah keadaan jiwa yang kokoh, stabil, dan konsekuen dalam pendirian. Jiwanya tidak tergoyahkan, pendiriannya tidak berubah bagaimanapun berat tangan yang dihadapi. Menurut Athaillah, sabar adalah tabah menghadapi cobaan dengan penuh kesopanan, tanpa menampakkan keluhan sedikitpun. Sikap sabar dilandasi dengan anggapan bahwa segala sesuatu yang terjadi merupakan iradah Tuhan. Mustaqim dalam Amin, 2016199-120 mengkategorikan sabar menjadi tiga macam yaitu sebagai berikut a Sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah b Sabar untuk tidak menjalankan hal – hal yang diharamkan Allah SWT. c Sabar ketika ditimpa musibah serta sabar dalam menghadapi takdir – takdir yang dialaminya. Berupa berbagai hal yang menyakitkan dan gangguan yang timbul di luar kekuasaan manusia ataupun yang berasal dari orang lain. b. Syukur Syukur adalah menggunakan nikmat Allah untuk taat kepada Allah, dan tidak menggunakannya untuk berbuat maksiat kepada Allah. Syukur diperlukan karena semua yang kita lakukan dan miliki di dunia adalah berkat karunia Allah. Allah yang telah memberikan nikmat kepada kita, baik berupa pendengaran, penglihatan, kesehatan, keamanan, maupun nikmat – nikmat lainnya yang tidak terhitung jumlahnya. Syukur merupakan pengetahuan yang membangkitkan kesadaran, bahwa satu – satunya pemberi nikmat adalah Allah. 31 Bentuk syukur terhadap nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita adalah dengan menggunakan nikmat Allah dengan sebaik –baiknya. c. Jujur Jujur yaitu memberitahukan dan menuturkan sesuatu dengan sebenarnya, sesuai dengan fakta kejadiannya. Pemberitahuan ini tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam perbuatan. Berlaku jujur merupakan dorongan suara hati manusia, yang sejalan dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan perintah agama. d. Ihsan berbuat baik Berbuat baik adalah perbuatan terpuji. Ihsan ialah berbuat baik dalam hal ketaatan terhadap Allah. Berbuat baik juga bisa dicerminkan dalam perbuatan saling menghargai kepada sesama. Jika semua orang mukmin mengembangkan sifat-sifat ihsan, mulai dari saling menghargai, toleransi, saling memaafkan, menyambung tali silaturrahim, mendahulukan kepentingan orang lain diatas kepentingan pribadi, maka solidaritas akan terjalin dengan kuat. 3 Akhlak terhadap Keluarga a. Berbakti kepada Orangtua Diantara akhlak terhadap keluarga adalah berbakti kepada orangtua. Berbakti kepada orang tua merupakan amal shaleh paling utama yang dilakukan oleh seorang muslim, juga merupakan faktor utama diterimanya doa seseorang. Salah satu keutamaan berbuat baik kepada kedua orangtua, selain sebagai wujud ketaatan atas perintah Allah, juga dapat menghapus dosa – dosa besar. 32 Allah SWT menghubungkan beribadah kepadaNya berbuat baik kepada orangtua. Hal ini menunjukkan betapa mulianya kedudukan orangtua dan birrul walidain berbuat baik kepada orangtua di sisi Allah SWT. Terdapat banyak ayat Alquran ataupun hadis yang menjelaskan keutamaan berbuat baik kepada orangtua. Oleh karena itu, perbuatan terpuji ini sejalan dengan nilai nilai kebaikan untuk selamanya, dan dicintai oleh setiap orang sepanjang masa. Ayat Alquran yang menjelaskan perintah berbakti kepada kedua orangtua terdapat dalam QS. Al – Luqman ayat 14 “Dan kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kpada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada Aku kembalimu”. Al-Quran dan terjemahannya 2012405 Hal ini menunjukan bahwa akhlak menghormati orang tua adalah suatu hal yang sangat penting yang dianjurkan oleh Rosulullah kepada akhlak anak terhadap orang tua adalah sebagai berikut Sayangilah, cintailah, hormatilah, patuhlah kepadanya rendahkan dirimu, sopanlah kepadanya. b. Membina dan mendidik keluarga Membina dan mendidik keluarga merupakan akhlak mulia. Pendidikan dalam keluarga menjdai tanggung jawab kepala keluarga. Namun demikian, seluruh anggota keluarga juga tidak lepas dari tanggung jawab tersebut, agar tercipta pendidikan yang 33 mulia dan sesuai dengan ajaran islam yang dikehendaki Allah. Pendidikan keluarga dengan landasan pendidikan Islam, haruslah menjadi prioritas dalam sebuah keluarga muslim. Sebaliknya, pendidikan keluarga yang mengabaikan perintah Allah adalah contoh pendidikan yang buruk dan tercela. 4 Akhlak terhadap masyarakat a. At – Taawun tolong menolong Ta’awun adalah sikap saling menolong terhadap sesama. Dalam hidup ini , tidak ada orang yang tidak memerlukan pertolongan orang lain. Pada dasarnya, manuia adalah makhluk sosial yang membutuhkan bantuan dan pertolongan orang lain. Tolong menolong terhadap sesama muslim adalah akhlak dan perbuatan terpuji, selama dilakukan dalam hal kebaikan. Oleh karena itu, saling membantu dan memberikan pertolongan sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. b. Silaturrahmi dengan kerabat Silaturrahmi adalah menyambung kekerabatan. Istilah ini menjadi sebuah simbol dari hubungan baik penuh kasih sayang antara sesama kerabat yang asal usulnya berasal dari satu Rahim. Silaturrahim juga memiliki pengertian yang lebih luas, tidak terbatas pada hubungan kasih sayang antara sesama kerabat, tetapi juga mencakup masyarakat yang lebih luas. Jadi, silaturrahmi berarti menghubungkan tali kasih sayang antara sesama anggota masyarakat. Di samping meningkatkan hubungan kekerabatan, silaturrahim juga memberi manfaat lain yang lebiih besar, baik di dunia maupun di akhirat. Diantara manfaat silaturrahim adalah mendapatkan rahmat dan nikmat dari Allah SWT, dapat 34 memudahkan masuk surga dan jauh dari neraka, melapangkan rezeki, serta panjang umur. 5 Akhlak terhadap Lingkungan a. Lingkungan dan alam sekitar Salah satu tugas dari khalifatullah fil ardh adalah menjaga kelestarian alam. Allah menciptakan alam semesta dan segala isinya adalah untuk kepentingan umat manusia. Manusia sebagai khalifah Allah, diamanati untuk melakukan usaha – usaha agar alam semesta dan segala isinya tetap lestari. Oleh karena itu, manusia dapat mengambil dan mengolahnya untuk kesejahteraan umat, sebagai bekal dalam beribadah dan beramal shaleh. b. Cinta Tanah Air dan Negara Negara tempat kita tinggal, adalah wilayah yang harus dijaga keamanan, ketertiban, dan kelestariannya. Tanah air adalah tempat kita dilahirkan, tempat kita tinggal dan tempat hidup dengan keluarga dan sanak saudara. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita mencintai dan menjunjung tinggi keberadaan Negara kita.
Ilustrasi Akhlak Mahmudah. Foto ThinkstockNabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT sebagai rasul untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Sebab akhlak merupakan pondasi penting untuk umat yang beragama. Secara bahasa, akhlak berasal dari kata khuluk yang artinya tingkah laku, tabiat, atau perangai. Berdasarkan istilah, akhlak berarti kumpulan sifat yang dimiliki oleh seseorang yang melahirkan perbuatan baik dan buruk. Bagi umat Muslim, manusia yang dijadikan teladan dalam perkara akhlak adalah Rasulullah SAW. Ini karena Rasulullah memiliki sifat-sifat terpuji yang merupakan uswatun hasanah contoh teladan terbaik bagi seluruh kaum Muslimin. Dalam ajaran Islam, terdapat dua bentuk akhlak, yaitu akhlak mahmudah dan akhlak mazmumah. Berikut ini adalah penjelasannya Akhlak Mahmudah Akhlakul mahmudah atau akhlakul karimah merupakan akhlak terpuji yang seharusnya dimiliki oleh seorang muslim. Zulkarnain dalam Transformasi Nilai-nilai Pendidikan Islam menjelaskan bahwa akhlak terpuji yaitu akhlak yang senantiasa berada dalam kontrol ilahiyah yang dapat membawa nilai-nilai positif dan kondusif bagi kemaslahatan umat. Akhlak mahmudah terbagi menjadi tiga, yaitu akhlak kepada Allah, akhlak kepada manusia, dan akhlak kepada alam. 1. Akhlak Kepada Allah SWT Ilustrasi sholat. Foto FreepikAminudin dkk dalam Pendidikan Agama Islam Untuk Perguruan Tinggi Umum menjelaskan bahwa akhlak kepada Allah dapat diartikan sebagai sikap atau perbuatan yang seharusnya dilakukan oleh manusia sebagai makhluk kepada Tuhan sebagai Khalik. Beberapa contoh perwujudan akhlak kepada Allah SWT di antaranya adalah Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dengan mempercayai segala keagungannya serta melakukan tindakan-tindakan baik yang diperintahkan-Nya. Sabar, yang menurut Al-Naisabury Al-Qusairi artinya menjauhkan diri dari hal-hal yang bertentangan dengan kehendak Allah, tetap tenang ketika mendapatkan cobaan, dan menampakkan sikap cukup walaupun sebenarnya berada dalam kefakiran dalam bidang ekonomi. Tawakal, artinya menyerahkan segala urusan, ikhtiyar, dan daya upaya yang telah dilakukan kepada Allah SWT. Bersyukur atas semua nikmat yang diperolehIlustrasi silaturahmi. Foto ShutterstockAkhlak kepada manusia dibagi menjadi akhlak terhadap diri sendiri dan dalam lingkungan keluarga. Akhlak terhadap diri sendiri adalah kewajiban manusia sebagai makhluk yang dibekali akal pikiran dan hati nurani terhadap dirinya sendiri. Beberapa contoh akhlak terhadap diri sendiri yaitu Memelihara kesucian, kebersihan, kesehatan, kerapian dan kecantikan kerja akal pikiran dengan menganalisa dan mengambil hikmah dari apa saja yang sedang dan akan dialaminya, baik yang menyenangkan maupun kerahmatan di bumi dengan mengolah dan memanfaatkannya untuk kebutuhan hidup di dunia. Adapun akhlak dalam lingkungan keluarga terwujud dalam beberapa sikap berikut ini Berbakti kepada orangtua, karena ridha Allah adalah ridha kedua baik kepada sanak saudara dan meningkatkan kualitas dan kuantitas silaturahmi dengan mereka. Suami istri wajib saling mencintai, saling menghormati, setia, dan memberi bantuan lahir batin satu sama lain. Ilustrasi menjaga lingkungan. Foto PixabayMenurut Zulkarnain, seorang muslim hendaknya memiliki sikap menjaga lingkungan dan tidak berbuat kerusakan, memanfaatkannya untuk kebaikan dan tidak melakukan eksploitasi yang berlebihan. Contoh-contoh akhlak kepada alam menurut Aminuddin dkk di antaranya adalah Sadar dan memelihara kelestarian lingkungan hidup. Menjaga dan memanfaatkan alam, terutama hewani dan nabati untuk kepentingan manusia dan makhluk lainnya. Sayang kepada semua makhluk dan menggali potensi alam demi kemaslahatan umat manusia dan alam sekitarnya. Akhlak Mazmumah Selain menjaga akhlak mahmudah, seorang muslim juga harus menghindari akhlak mazmumah atau akhlak tercela. Pengertian akhlak mazmumah yaitu segala bentuk perbuatan manusia yang dapat mendatangkan kemudhorotan bagi diri sendiri dan orang lain, serta dapat membahayakan iman dan mendatangkan dosa. Contoh akhlak mazmumah di antaranya yaitu Bersikap takabur, kikir, sombong, dan buruk kepada orang lain suudzonMengingkari janji yang sudah barang yang bukan haknya.