Materiyang dipelajari di pelajaran 6 adalah membaca, memahami isi kandungan dan menulis Al Quran Surah al Maidah ayat 2-3 dan Al Hujurat ayat ayat 12-13. • KUNCI Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 33 34 35 Buku Tematik SD : Pemimpin di Sekitarku Subtema 1. Berikut kunci jawaban yang Tribun himpun dari berbagai sumber: 1.
C Semantik Al-Qur’an Ketika membicarakan tentang Al-Qur’an, kita tidak akan bisa lepas dari bahasa yang digunakan karena Al-Qur’an menggunakan bahasa sebagai media komunikasi terhadap pembacanya. Abu Zaid berkata: “Ketika mewahyukan Al-Qur’an kepada Rasulullah saw, Allah memilih sistem bahasa tertentu sesuai dengan penerima petamanya.
ArtiQS. al-Maidah ayat 48 : "Dan Kami telah menurunkan kepadamu al-Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang
Inilahquran surah humazah.Mustafa Khattab the Clear Quran. The Traducer The Gossipmonger is the 104th sura of the Quran with 9 ayat. Read and listen online. Lihat juga contoh kaligrafi: gambarkaligrafi serta pahami materi quran surah humazah Kopjo Advanced Copy Tefsir Shprndani QuranReflect Ruaje. Read and learn Surah Humazah in English
SuratAl Maidah Ayat 8 Latin Serta Arti Perkata Dan Isi Kandungannya. Kali ini kita akan mempelajari salah satu ayat dadri surat al maidah yaitu pada ayat ke 8, sebelumnya kita juga telah membahas ayat pada surat yang sama yaitu surat al maidah ayat 48 pada tulisan sebelumnya. Adapun yang akan dipelajari ialah bagaimana teks arab dan latinnya, arti perkata
wama ya`tīhim min zikrim minar-raḥmani muḥdaṡin illa kanụ ‘an-hu mu’riḍīn. Arti Terjemahan : Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur’an yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya. QS.
ArtiPerkata Surat Al Maidah Ayat 48 Arti Perkata Surat Ali Imran Ayat 159 Rajiman Demikian from quran latin tajwid terjemah perkata quran asy syifa a4. Isinya adalah larangan makan daging babi. Savesave arti perkata surat al maidah 3 for later. Namun ada 3 ayat yang .
NamaAl Maidah sendiri memiliki arti hidangan. Syariat setiap kaum berbeda-beda sesuai dengan waktu dan keadaan hidupnya. 548 5 48 5-48 Surah Al Maaidah 48 Tafsir surat AlMaaidah 48 Quran Al Maidah 48 AlMaidah 48 Al-Maidah 48 Surah Al Maidah ayat 48. Tafsir Ibnu Katsir Surah Al Maidah Ayat 3 Putri Ayu Roziana 2. Kandungan surat Al Maidah ayat 48.
3 Allah menjadikan umat manusia beragam untuk menguji mereka dan memberi kesempatan agar berlomba-lomba dalam kebaikan. 4. Seluruh manusia akan kembali kepada Allah dan mendapatkan balasan atas apa yang mereka yakini dan perbuat di dunia. 5. Ayat ini merupakan ayat yang memotivasi untuk fastabiqul khairat. Berlomba-lomba dalam kebaikan.
SuratAl Maidah Ayat 48, Arab Latin, Arti, Tafsir dan Kandungan. PDF) Interpretasi Al-Qur’an Surat Al-Maidah 51: Aplikasi Teori Penafsiran Hermenutika Jorge J. E. Gracia. √ Arti Perkata Surat Al Maidah Ayat 32 beserta Tulisan Arab & Latin. Surat al maidah ayat 3 dan surat al hujurat ayat 13.
bG5V. Arti Perkata Surat Al Maidah Ayat 48 – Surat al-Maidah adalah salah satu surat dalam Al Quran. Sura kelima, terdiri dari 120 ayat dan diklasifikasikan sebagai Sura Madaniyyah, yang berarti Pesta. Ada banyak topik dalam Surah ini. Di bawah ini adalah ulasan pertanyaan Chhota Bhai beserta pertanyaan terkait lainnya. Untuk tulisan Arab, lihat gambar terlampir. Untuk menerjemahkan, Anda dapat melihat di bawah ini dan mencocokkan angka dengan jawaban yang terlampir di gambar Arti Perkata Surat Al Maidah Ayat 48Surah Al Maidah Ayat 1 Beserta Tajwid Dan PenjelasanyaLatihan Soal Qs. Al Maidah 48 WorksheetLaporan Profesional Guru Pai Di SekolahUts Pai Fauzan Muhammad Affandie, Xi Musik 2Bacaan Surat Al Maidah Ayat 48 Dan KandungannyaHukum Tajwid Surat Al Isra Ayat 26Arti Perkata Surat Al Hujurat Ayat 13Hukum Menyentuh Mushaf Dan Melafadzkan Al Quran Bagi Wanita Haidh & BerhadatsJual Quran Surat Al Maidah Ayat 48 Harga Terbaik & Termurah April 2023Surat Al Maidah Ayat 90 91 Beserta Arti PerkataHukum Tajwid Pada Surat Al Maidah Ayat 48 Beserta BuktinyaPdf studi Terjemahan M. Quraish Shihab لَى Tuhan memberkatimu Surah Al Maidah Ayat 1 Beserta Tajwid Dan Penjelasanya Wa-anjalna ilaikal kitaba bil haqqi mushaddikan lima tapi yadaihi minal kitabi wamuhaiminan alayhi fahkum baynahum bima anzalallahu wala tattabi’ ahwa-ahum amma ja-aqa minal haqeena zaqbaynalina zaina. Ummatan wahidatan walakin liabluwakum fi ma ataqum fastabikul kiarati illallahi marjiukum zamian fayunabbi-ukum bima kuntum fihi tanjunglifuun a Artinya “Dan aku telah menurunkan Al-Qur’an kepadamu dengan sebenarnya, membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yaitu batu ujian dari yang diturunkan sebelumnya dan kitab-kitab lainnya; maka biarlah Allah menilai kamu menurut apa yang telah Dia turunkan, dan kebenaran telah datang kepadamu.” tidak menyerah dan mengikuti insting mereka. Untuk setiap negara Anda, Kami membuat aturan dan pedoman yang jelas. Jika Allah berkehendak, Dia akan membuat Anda satu bangsa, tetapi Allah akan. Uji diri Anda dalam kaitannya dengan apa yang Dia berikan kepada Anda, jadi bersainglah dalam perbuatan baik. Hanya Allah tempat kembalimu, lalu Dia akan mengabarimu tentang apa yang pernah kamu bantah.” Saya harap jawaban Anda dapat membantu, jika Anda masih memiliki pertanyaan lain, silakan ajukan pertanyaan Anda. B Pengetahuan Alhakim Bahasa Arab / Ringkasan Dokumen Luqman Pertanyaan Baru ا الشمس العربية لمدرستك للاوت Bisakah kita makan makanan haram jika kita tidak mendapatkan makanan halal? Beri tahu saya pendapat Anda! Sebutkan masjid-masjid yang dibangun setelah masjid Nabawi hanya 3 Kapan umat Islam mendirikan sholat Jum’at? Selain arti dan kandungan kata tersebut, artikel ini memberikan pengertian dari surat Al Baqarah ayat 280. Latihan Soal Qs. Al Maidah 48 Worksheet Artinya “Dan jika penghutang dalam kesulitan, beri dia waktu istirahat sampai dia merasa cukup. Dan berikan sedekah sebagian atau seluruh hutang, jika kamu mengetahuinya, itu lebih baik untukmu.” Ayat al-Baqarah 280 Dan bagi mereka yang kesulitan membayar utangnya, atau kesulitan membayar utangnya, beri mereka waktu ekstra untuk membayar sampai mendapat keringanan. Dan jika Anda menyumbangkan sebagian atau seluruh hutang untuk amal, maka itu lebih baik bagi Anda, dan membantu debitur lebih cepat atau membebaskannya dari hutang, jika Anda tahu betapa besarnya pahala Allah. Dan ketakutan atau menghindari hukuman akan datang pada hari yang paling mengerikan, ketika Anda semua akan kembali kepada Allah, yaitu ketika Anda mati dan kemudian Anda akan dibangkitkan. Laporan Profesional Guru Pai Di Sekolah Kemudian setiap orang dibalas sepenuhnya sesuai dengan perbuatannya dan mereka tidak dirugikan, yaitu tidak dirugikan, bahkan perbuatan baik sangat diuntungkan oleh rahmat orang-orang. 3. Jika ada hutang dari orang yang tidak mampu membayarnya, usahakan untuk membebaskannya dari hutangnya dengan cara membebaskan seluruh atau sebagian hutangnya atau dengan cara lain. Prediksi skor U 22 Myanmar vs U 22 Timor Leste SEA Games 2023 Skor langsung, susunan pemain, dan rekor head-to-head Prediksi Skor Filipina U 22 vs Kamboja U 22 SEA Games 2023 Skor Langsung, Susunan Pemain, dan Rekor Head-to-Head Uts Pai Fauzan Muhammad Affandie, Xi Musik 2 Daftar HP gaming terbaik dan termurah antara lain Poco M5S dan Samsung Galaxy A34 5G siap untuk PUBG mobile Bocoran harga Poco F5 dan F5 Pro di Twitter! Sebelum rilis ke-9, lihat spesifikasi dan harganya di sini Inilah kabupaten paling sepi di Demak Jawa Tengah. Jumlah penduduknya hanya 600 jiwa/km2. Kau bisa menebaknya? Cobalah hari ini! Jangan mengaku bermata tajam jika Anda tidak dapat menemukan perspektif lain dalam 10 detik. Bacaan Surat Al Maidah Ayat 48 Dan Kandungannya Halo adik-adik, apa kabar? Semoga tetap baik-baik saja dan tetap sehat serta selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Nah, pada artikel kali ini akan dituliskan contoh bacaan hukum tajwid di QS Al-Maidah ayat 48, cara membacanya dan alasannya, Brainly! Namun sebelum lanjut ke pembahasan utama, istilah-istilah tajwid termuat dalam QS. Al-Maydah ayat 48, Pertama dia mengulas sedikit tentang Surat Al Maydah. Surat Al-Maidah sendiri merupakan surat kelima dalam daftar Surat Al-Qur’an yang memiliki total 120 ayat. Hal ini terdapat pada ayat 1-82 Juz 6 dan ayat 83-120 pada Juz 7. Surat al-Ma’idah merupakan surat Madaniyyah atau surat yang ditujukan ke Madinah dan tergolong dalam pengertian hari raya. . Jika Anda sudah mengetahui sedikit tentang Surat Al-Maydah, Anda akan berbagi di sini daftar tata cara tajwid yang terdapat dalam QS. Al-Maidah ayat 48 lengkap dengan penjelasan, alasan dan cara membacanya Berikut teks 62 Hukum Tajwid dalam QS. Al-Maidah ayat 48 lengkap dengan nalar, nalar dan cara membacanya Hukum Tajwid Surat Al Isra Ayat 26 Bunyinya 2 sampai 5 vokal ketika satu kalimat memiliki mad thabi’i dan menghadapi hamzah di kalimat lain. Artinya, kami menemukan alif nol, garis vertikal di atas menunjukkan alif nol. Ada alif di elm duduk dengan kaf qawmariyyah, membacanya melalui Izharkan membaca dengan jelas alif elm. Karena kata i ditemukan dengan alif dibatalkan, tanda vertikal di atas ta menandakan kehadiran orang yang saleh. Bacaan panjang untuk 2 vokal atau 1 alif Arti Perkata Surat Al Hujurat Ayat 13 Hai Tanwin mencari Ain. Cara membacanya adalah, biksu mati atau tanwin dibaca dengan jelas dengan bunyi “n” dan tanpa menggunakan sin. Artinya, Pagal Thabi’i dalam satu kalimat berhadapan dengan hamzah dalam kalimat lain yang dibaca dari 2 sampai 5 vokal. Karena ada mim bartsidid, maka cara membaca dosa adalah dengan memasukkan kata kata sebelumnya pada kata mim kemudian dilanjutkan mad thabi’i, karena alif meninggal sebelum kata fatah disejajarkan, bacaannya panjang 2 vokal. Yaitu menemukan alif cacat, yang di atasnya terdapat garis fathah vertikal yang menandakan adanya alif cacat Hukum Menyentuh Mushaf Dan Melafadzkan Al Quran Bagi Wanita Haidh & Berhadats Bagaimana biksu mati ditemukan dalam huruf elam, cara membaca suara biksu mati dipertahankan dalam huruf elam dan tidak ada reverb yang digunakan. Yang satu memiliki mad thabi’i dan yang lainnya memiliki 2 sampai 5 vokal sebelum hamzah. Artinya, orang bodoh yang huruf pertamanya adalah Hamza menggunakan simbol MAD vertikal berdiri atau horizontal berbaring atau Dhoma yang disejajarkan terbalik, terkadang tidak disejajarkan secara vertikal atau horizontal dan vertikal atau horizontal. Pengganti baris terbalik atau Dhamah Hamza, panjangnya 2 vokal. Kemudian ada thaabi’i gila, yaitu digabungkan dengan alif nol, tanda fatah vertikal yang menunjukkan adanya alif nol. Jual Quran Surat Al Maidah Ayat 48 Harga Terbaik & Termurah April 2023 Pada akhir kalimat terdapat thabi’i tolo di depan kata hidup, wakaf pada akhir kalimat menjadikan kata mati, bacaan terdiri dari 2 sampai 6 suku kata. Karena pengaturan yang tidak berarti bahwa karakter mati setelah buah sukun ya. Bacaan panjang untuk 2 vokal atau 1 alif Karena ada alif mati sukun setelah huruf fatah. Baca 2 vokal atau panjang 1 alif. Bagi anak laki-laki yang ingin mengetahui lebih jauh tentang ilmu tajwid yang terkandung dalam Surat Al-Maun, dapat menonton video dari SMK Negeri 7 Kendal, Kabupaten Kendal berikut ini. Video di bawah ini menjelaskan lebih detail tentang tata cara tajbid yang harus dicantumkan dalam surat. Surat Al Maidah Ayat 90 91 Beserta Arti Perkata Oleh karena itu, publikasi ini kami hadirkan contoh hukum tajwid dalam Al-Qur’an Surat Al-Maydah ayat 48 tentang cara membaca kedua hukum tersebut, baik hukum tajwid pada tingkat dasar maupun menengah. Level Melalui artikel ini, saya berharap dapat membantu proses belajar Anda dalam memahami hukum yang berkaitan dengan bacaan bacaan. Mantra Suqabumi – Berikut adalah arti kata dari surat Al Baqarah ayat 280 lengkap dengan isi dan artinya. Selain arti kata dan isi artikel ini juga memberikan arti dari surat Al Baqarah ayat 280. Artinya “Dan jika penghutang dalam kesulitan, beri dia waktu istirahat sampai dia merasa cukup. Dan berikan sedekah sebagian atau seluruh hutang, jika kamu mengetahuinya, itu lebih baik untukmu.” Ayat al-Baqarah 280 Dan bagi mereka yang kesulitan membayar utangnya, atau kesulitan membayar utangnya, beri mereka waktu ekstra untuk membayar sampai mendapat keringanan. Hukum Tajwid Pada Surat Al Maidah Ayat 48 Beserta Buktinya Dan jika Anda menyumbangkan sebagian atau seluruh hutang untuk amal, maka itu lebih baik bagi Anda, dan membantu debitur lebih cepat atau membebaskannya dari hutang, jika Anda tahu betapa besarnya pahala Allah. Dan ketakutan atau menghindari hukuman akan datang pada hari yang paling mengerikan, ketika Anda semua akan kembali kepada Allah, yaitu ketika Anda mati dan kemudian Anda akan dibangkitkan. Kemudian setiap orang dibalas sepenuhnya sesuai dengan perbuatannya dan mereka tidak dirugikan, yaitu tidak dirugikan, bahkan perbuatan baik sangat diuntungkan oleh rahmat orang-orang. Baca Juga Isi Surat Al Maydah Ayat 9 Allah menjanjikan pahala bagi orang yang beriman dan beramal saleh Pdf studi Terjemahan M. Quraish Shihab 3. Jika Anda memiliki hutang yang tidak dapat Anda bayar, cobalah untuk membantu orang tersebut Al maidah ayat 48 arti perkata, arti dari surat al maidah ayat 48, surah al maidah ayat 48, surat al maidah ayat 48, surat al maidah ayat 48 beserta arti perkata, al maidah ayat 48, arti perkata surah al maidah ayat 32, arti perkata surat al maidah ayat 32, terjemahan perkata surat al maidah ayat 48, arti al maidah ayat 48, arti perkata surat al maidah ayat 8, arti surat al maidah ayat 2 perkata
HomeBahasa ArabTerjemah Surat Al Maidah Ayat 48 Arti Perkata Dalam Bahasa IndonesiaAl Maidah Ayat 48 Arti Perkata Dalam Bahasa IndonesiaArtikel ini hanya memuat Terjemah Surat Al Maidah Ayat 48 Arti Perkata Dalam Bahasa Indonesia, ditulis untuk sobat pembaca yang ingin mengetahui bagaimana terjemah atau arti terperinci pada surat al maidah ayat 48 perkata dalam bahasa Indonesia. Lihat juga terjemah surat al maidah lainnya Surat Al Maidah Ayat 3, 32, 48 dan 114Dengan adanya arti perkata surat al maidah pada ayat 48 dengan dibuat dalam bentuk tabel tersebut diharapkan bisa memudahkan sobat dalam memahami terjemahnya secara ini adalah kutipan teks surat Al Maidah Ayat 48 Arti Perkata dalam bahasa indonesia وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ ٤٨الْكِتَابَإِلَيْكَوَأَنزَلْنَاKitabkepadamudan Kami telah menurunkanلِّمَامُصَدِّقًابِالْحَقِّterhadap apayang membenarkandengan kebenaranمِنَيَدَيْهِبَيْنَdaridua tangan/sebelumnyaantaraعَلَيْهِۚوَمُهَيْمِنًاالْكِتَابِatasnyadan yang menjagaKitabبِمَابَيْنَهُمفَاحْكُمdengan/menurut apadiantara merekamaka putuskanlahوَلَااللَّهُۖأَنزَلَdan janganlahAllahmenurunkanعَمَّاأَهْوَاءَهُمْتَتَّبِعْdari apahawa nafsu merekakamu mengikutiالْحَقِّۚمِنَجَاءَكَkebenarandaritelah datang kepadamuمِنكُمْجَعَلْنَالِكُلٍّdiantara kamuKami telah menjadikanbagi tiap-tiap ummatوَلَوْوَمِنْهَاجًاۚشِرْعَةًdan sekiranyadan jalan yang terangperaturanلَجَعَلَكُمْاللَّهُشَاءَniscaya Dia menjadikan kamuAllahmenghendakiوَلَٰكِنوَاحِدَةًأُمَّةًakan tetapiyang satuummatمَافِيلِّيَبْلُوَكُمْapadalam/terhadapDia hendak menguji kamuالْخَيْرَاتِۚفَاسْتَبِقُواآتَاكُمْۖkebajikanmaka berlomba-lombalahDia berikan kepadamuمَرْجِعُكُمْاللَّهِإِلَىtempat kembalimuAllahkepadaبِمَافَيُنَبِّئُكُمجَمِيعًاdengan/tentang apalalu Dia memberitahukan padamusemuaتَخْتَلِفُونَفِيهِكُنتُمْkamu perselisihkandi dalamnyakalian adalahDemikian Terjemah Surat Al Maidah Ayat 48 Arti Perkata dalam bahasa indonesia yang disusun dalam sebuah tabel supaya lebih memudahkan sobat dalam memahaminya.
Surat Al Maidah ayat 48 adalah ayat tentang Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Berikut ini arti, tafsir, dan kandungan maknanya. Surat Al Maidah termasuk madaniyah. Menurut riwayat Imam Ahmad, surat ini turun ketika Rasulullah sedang naik unta. Hampir saja paha unta itu patah karena begitu beratnya wahyu yang Rasulullah shallallahu alaihi wasallam terima. Demikian pula ayat 48 ini juga tergolong madaniyah. Nama surat ini Al Maidah المائدة yang artinya hidangan karena di antara kandungan surat ini adalah kisah tentang turunnya al maidah hidangan dari langit setelah para pengikut Nabi Isa hawariyyun memintanya. Al maidah yang hawariyyun memintanya merupakan bukti kerasulan Nabi Isa dan sekaligus menjadi hari raya bagi mereka. Surat Al Maidah Ayat 48 Beserta ArtinyaTafsir Surat Al Maidah Ayat 481. Iman kepada Al Quran dan Kitab-Kitab Sebelumnya2. Al Quran sebagai pedoman hidup3. Tiap umat memiliki syariat masing-masing4. Berlomba-lomba dalam kebaikan5. Semua akan kembali kepada AllahKandungan Surat Al Maidah ayat 48 Surat Al Maidah Ayat 48 Beserta Artinya Berikut ini Surat Al Maidah Ayat 48 dalam tulisan Arab, tulisan Latin, dan artinya dalam bahasa Indonesia وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ Wa anzalnaa ilaikal kitaaba bil haqqi mushoddiqol limaa baina yadaihi minal kitaabi wamuhaiminan alaihi. Fahkum bainahum bimaa anzalalloohu walaa tattabi’ ahwaa,ahum ammaa jaa,aka minal haq. Likulling ja’alnaa mingkum syir’ataw waminhaajaa. Walau syaa,alloohu laja’alakum ummataw waahidataw walaakil liyabluwakum fii maa aataakum. Fastabiqul khoiroot. Ilalloohi marji’ukum jamii’aang fayunabbi,ukum bimaa kungtum fiihi takhtalifuun ArtinyaDan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. Baca juga Ayat Kursi Tafsir Surat Al Maidah ayat 48 ini kami sarikan dari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Tafsir Al Azhar dan Tafsir Al Munir. Harapannya, agar terhimpun banyak faedah yang kaya khazanah keilmuan tetapi tetap ringkas. Kami memaparkannya menjadi beberapa poin mulai dari redaksi ayat dan artinya. Kemudian tafsirnya yang merupakan intisari dari tafsir-tafsir di atas. 1. Iman kepada Al Quran dan Kitab-Kitab Sebelumnya Poin pertama dari Surat Al Maidah ayat 48, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan salah satu fungsi Al-Qur’an. وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. Ayat ini menjelaskan bahwa Allah telah menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dengan haq. “Yakni membawa kebenaran dan tiada keraguan di dalamnya,” tulis Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Kata mushoddiqo مصدقا artinya adalah membenarkan. Yang dibenarkan adalah kitab-kitab suci sebelum Al-Qur’an. Meskipun kata minal kitaab من الكتاب berbentuk mufrad tunggal, makna yang dimaksudkan adalah jamak, yakni al kutub الكتب. Kitab-kitab yang dibenarkan Al-Qur’an tersebut Taurat, Zabir dan Injil. Yakni Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa alaihis salam. Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud alaihis salam. Dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa alaihis salam. Sebelum ketiga kitab itu diubah oleh manusia. Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Tafsir Al Munir menjelaskan, muhaiminan alaih مهيمنا عليه artinya adalah pengawas, pengontrol, dan penjaga kitab-kitab terdahulu serta menjadi saksi terhadapnya sekaligus menjadi saksi untuknya mengenai keabsahannya. Ini salah satu fungsi Al-Qur’an. Selain membenarkan bahwa Allah pernah menurunkan kitab Taurat, Zabur dan Injil, Al-Qur’an juga menjadi hakim atas keabsahan kitab-kitab tersebut. Sehingga ketika saat ini didapati ada kitab yang isinya bertentangan dengan Al-Qur’an, maka ia tidak bisa dipercaya keotentikannya. “Apa saja isi dari kitab terdahulu yang sesuai dengan Al-Qur’an, maka itu adalah benar. Dan apa saja isi dari kitab terdahulu yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an, maka itu adalah batil,” kata Ibnu Juraij seperti dikutip Ibnu Katsir dalam Tafsirnya. Baca juga Asmaul Husna 2. Al Quran sebagai pedoman hidup Poin kedua dari Surat Al Maidah ayat 48, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan berpegang kepada Al-Qur’an. Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Surat Al Maidah ayat 48 ini turun berkenaan dengan orang-orang ahli kitab yang meminta keputusan kepada Rasulullah. Awalnya, Rasulullah diberi pilihan untuk memutuskan perkara mereka atau mengembalikan perkara itu kepada kitab mereka masing-masing. Namun kemudian Allah menurunkan ayat ini. “Dengan turunnya ayat ini,” kata Ibnu Katsir, “Allah memerintahkan Rasulullah untuk memutuskan perkara di antara mereka ahli kitab dengan apa yang ada pada Al-Qur’an.” Rasulullah tidak boleh memutuskan dengan mengikuti hawa nafsu mereka. Termasuk dengan kitab mereka yang sudah terdistorsi dan sudah mereka ubah sesuai hawa nafsu. Ayat ini juga berlaku umum, bahwa segala keputusan orang beriman hendaklah berdasarkan Al-Qur’an dan tidak boleh ada yang bertentangan dengannya. “Agama ini telah sempurna, nikmat yang Allah berikan kepada kaum muslimin sudah cukup dan Allah telah meridhai agama Islam ini menjadi manhaj kehidupan semua manusia. Sudah tidak ada jalan lagi di sana untuk merevisi atau mengganti agama ini. Tidak ada jalan lagi untuk meninggalkan sebagian hukumnya dengan beralih kepada hukum lain atau meninggalkan sebagaian syariatnya dan berpindah kepada syariat lain,” tegas Sayyid Qutb dalam Tafsir Fi Zilalil Quran. Baca juga Surat Al Kafirun 3. Tiap umat memiliki syariat masing-masing Poin ketiga dari Surat Al Maidah ayat 48, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa tiap umat memiliki syariat dan manhaj masing-masing. لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Menurut Ibnu Abbas dan Mujahid, syir’ata شرعة adalah tuntunan, minhaja منهاجا adalah jalan. Syaikh Wahbah Az Zuhaili menjelaskan, syir’ata شرعة adalah apa yang disyariatkan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk para hambaNya berupa agama, sistem, aturan dan hukum-hukumnya. Sedangkan minhaja منهاجا adalah jalan terang yang manusia tempuh dalam beragama. Ibnu Katsir menjelaskan, seluruh Nabi dan Rasul, ajaran tauhidnya sama. Yakni laa ilaaha illallah. Sebagaimana firman-Nya وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat untuk menyerukan “Sembahlah Allah saja, dan jauhilah Thaghut itu” QS. An Nahl 36 Adapun syariatnya, yakni mengenai perintah dan larangan, kadang berbeda-beda. “Adakalanya syairat mengharamkan sesuatu, kemudian syariat yang lain/berikutnya menghalalkan sesuatu itu. Begitu pula kebalikannya. Ada yang sesutau syariat meringankannya, sedangkan syariat yang lain/berikutnya memperberat sesuatu tersebut,” tulis Ibnu Katsir. “Hal demikian itu karena mengandung hikmah yang tidak terbatas serta hujjah yang jelas bagi Allah dalam menentukannya.” Baca juga Surat Al Hujurat ayat 12 4. Berlomba-lomba dalam kebaikan Poin keempat dari Surat Al Maidah ayat 48, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan hamba-hambaNya agar berlomba-lomba dalam kebaikan. وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Seandainya Allah menghendaki, mudah saja bagiNya menjadikan seluruh manusia sejak Nabi Adam hingga kiamat tiba menjadi satu umat saja. Namun, Allah hendak menguji manusia. Karenanya, Dia memerintahkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Ibnu Katsir menjelaskan, Allah telah menetapkan berbagai macam syariat untuk menguji hamba-hambaNya dengan memberi pahala kepada orang yang taat dan menyiksa mereka yang durhaka. “Berlomba-lombalah kamu semuanya berbuat pekerjaan-pekerjaan yang baik di dalam dunia ini, dengan memegang pokok pertama yaitu ketaatan kepada Allah dan percaya bahwa di belakang hidup yang sekarang ini ada lagi hidup akhirat,” tulis Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar. 5. Semua akan kembali kepada Allah Poin kelima dari Surat Al Maidah ayat 48, Allah Subhanahu wa Ta’ala menegaskan bahwa manusia akan kembali kepada-Nya. إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. Seperti kata Buya Hamka di akhir poin sebelumnya, di belakang hidup yang sekarang ini ada lagi hidup akhirat. Ini yang harus kokoh kita yakini. Bahwa kita semua akan kembali kepada Allah dan akan diberitahukan apa yang diperselisihkan. Apa yang mereka perselisihkan itu adalah tentang akhirat itu sendiri. Orang kafir tidak percaya adanya akhirat, mereka berselisih mengenai hal yang pasti ini. Karenanya kelak mereka akan diberitahu dan mendapatkan balasannya siksa neraka. Sedangkan bagi mukmin yang beramal shalih, mereka pun akan mendapat balasannya berupa surga. Baca juga Isi Kandungan Surat Al Maidah ayat 48 Kandungan Surat Al Maidah ayat 48 Berikut ini adalah isi kandungan Surat Al Maidah ayat 48 Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai kitab yang benar, tiada keraguan di dalamnya. Ia membenarkan kitab-kitab sebelumnya sekaligus menjadi hakim atas kitab-kitab itu. Sebab kitab-kitab sebelum Al-Qur’an sudah tidak otentik lagi setelah manusia mengubahnya. Al-Qur’an adalah pegangan hidup. Ia harus menjadi pedoman dalam memutuskan segala sesuatu. Setiap umat memiliki syariat dan hukum sendiri-sendiri sesuai dengan zaman dan kondisi hidup mereka saat itu. Namun, secara aqidah dan pokok agama semuanya sama yakni bertauhid kepada Allah. Allah menjadikan umat manusia beragam untuk menguji mereka dan memberi kesempatan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Semua manusia akan kembali kepada Allah dan mendapatkan balasan atas apa yang mereka yakini dan apa yang mereka kerjakan di dunia. Ayat ini merupakan ayat yang memotivasi untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Fastabiqul khairat. Demikian Surat Al Maidah ayat 48 mulai dari tulisan Arab dan latin, terjemah dalam bahasa Indonesia, tafsir, dan isi kandungan maknanya. Semoga bermanfaat dan mengokohkan kita untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]