“Arie namanya. Ia mati dihukum ayahnya. Mungkin anak kita tidak. Tapi benarkah kita tidak kejam?” tulis Majalah Tempo edisi Desember 1984 pada halaman pertamanya sebagai artikel utama. Menurut laporan Majalah Tempo, Arie dipukul, ditampar, ditendang, dan disuruh melakukan gerakan jongkok dan berdiri secara terus-menerus hingga kelelahan.
Seperti kisah Engeline, kabar kematian Arie mendapat perhatian media. Dalam enam bulan, terhitung sejak November 1984–April 1985, berita tentang Arie Hanggara selalu muncul. Mulai dari proses pemeriksaan, gelar perkara, persidangan, hingga vonis. Bahkan kasus ini seolah menjadi komoditas. Kisah Arie Hanggara muncul dalam bentuk kaset dan film.
NTTEXPRESS - Alkisah seorang pemuda keturunan bangsawan dari Osaka Jepang bernama Katoyo Yoshiyaki pada tahun 1942 baru saja menyelesaikan pendidikan Sekolah Teknik.. Saat itu usianya baru 18 th.
Temui Ibu 'Arie Hanggara' Palembang, Komnas PA Berurai Air Mata. Diperbarui 27 Nov 2016, 18:42 WIB. 28. Liputan6.com, Palembang - Kasus penganiayaan berujung kematian BR, bocah berusia empat tahun di tangan ibu kandung SK (23), turut menyedot perhatian Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Indonesia.
Di muka nisan samar-samar terlihat tulisan yang sudah memudar, Arie Hanggara Machtino, lahir 21 Desember 1977, wafat 8 November 1984. “Makam Arie sudah enam tahun tidak ada yang membayar pajaknya,” ujar Sofyan, petugas Administrasi di TPU Jeruk Purut. Ia mengatakan, sudah mencoba menghubungi pihak keluarga Arie terkait perpanjangan pajak makam.
Tino Ridwan menginginkan anaknya jujur dan penurut. Untuk itu dia menanamkan disiplin keras. Cara ini berakibat buruk. Ketiga anaknya adalah hasil perkawinan
“Selama berminggu-minggu kemudian, kisah tragis ini menjadi berita utama di koran-koran. Sejak itu, nama Arie lekat di ingatan publik sebagai korban kekejaman orangtua.”
Film ini menceritakan tentang kisah nyata setelah warga Jakarta dihebohkan kasus meninggalnya seorang bocah 8 tahun bernama Arie Hanggara akibat
Seorang bocah yang 35 tahun lalu pernah viral dan begitu terkenal akibat kisah pilu penganiayaan orang tuanya hingga berujung pada kematian tragis. Arie Hanggara lahir di Bogor 21 Desember 1977, dari pasangan Machtino bin Edwin dan Dahlia Nasution, keduanya bercerai ketika Arie masih sangat kecil kemudian sang ayah kembali menikah dengan
Sinopsis:Cerita tragis dan menyedihkan ini berawal pada tanggal 14 Agustus 1984. Ketika itu, Tino menemukan uang sejumlah Rp 8.500 di dalam tas sekolah milik
D1OE0g1.