PentingnyaPeran Pemuda di Era Digital untuk Kemajuan Bangsa 1. Pemuda Sebagai Agen Pendidik Pendidikan sebagai fondasi untuk pembentukan karakter generasi muda. Dengan pendidikan, 2. Pemuda Sebagai Agen Perubahan
JAKARTA- Kemajuan Bangsa Indonesia akan banyak dipengaruhi oleh peran generasi muda. Dengan teknologi digital , generasi muda diharapkan terus berkarya dan berperan aktif memperkenalkan potensi-potensi Indonesia ke seluruh dunia. Harapan kepada generasi muda semakin besar lantaran pada 2030 Indonesia akan menikmati bonus demografi.
Perangenerasi muda juga diperlukan dalam menyukseskan literasi digital, khususnya di pelosok negeri. Dengan adanya kegiatan seperti edukasi pengenalan digital dan pemanfaatannya dapat mendorong tingkat digitalisasi yang ada di Indonesia. Pemuda sebagai Pahlawan Digital
Jebakanera digital bisa menjadikan pemuda ini kecanduan hal-hal yang kontraproduktif. Republika.co.id. REPUBLIKA.ID. Pemuda Indonesia Didorong Bersatu di Era Digital Senin , 01 Nov 2021, 10:08 WIB. Red: Fernan Rahadi. Pemuda (ilustrasi) | Foto: ugm.ac.id
Peranperangkat desa menjadi sangat penting dalam menggerakkan desa menjadi desa digital. Tentu, perangkat desa ini harus dibekali dengan kemampuan digital, baik soft skill maupun hard skill. Namun, memberdayakan dan mentransformasi desa menjadi daerah digital tentu memiliki beberapa kendala.
halyang bisa dilakukan pemuda indonesia di era digital adalah menyebarkan konten-konten yang positif di media sosialnya.seperti kita ketahui apalagi menjelang tahun politik ini semakin banyak hoax yang beredar di masyarakat.seharusnya sebagai pemuda yang baik tidak ikut-ikut menyebarkan hoax tetapi menyadarkan masyarakat bahwa berita itu adalah
Eradigital telah membawa pada perkembangan dan kemajuan yang pesat di bidang teknologi, namun diperlukan agen yang tepat untuk mengelola teknologi tersebut. Pemuda sebagai agen perubahan dinilai berkompetensi dalam penggunaan teknologi dan mendorong kemajuan di berbagai bidang. Melalui alasan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan e-commerce, suatu pemasaran
Diera digital, penggunaan internet dan media sosial merupakan fenomena yang sudah menjadi kebiasaan bagi semua orang. Pemuda sebagai kelompok usia dengan angka tertinggi dalam menggunakan media sosial memiliki peran yang sangat penting untuk membantu pemerintah dalam menjaga dan mempromosikan perdamaian.
Cilacap- Ketika menyampaikan pesan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93, 28 Oktober 2021, Presiden Joko Widodo mewanti-wanti peran posisi pemuda era digital yang menjadi bonus demografi Indonesia, karena populasinya yang dominan. "Kini, di era digital, pemuda kembali berperan sentral, karena kekuatan sekelompok pemuda pemberani yang berani melawan risiko untuk meraih dan merebut
Peringatan Sumpah Pemuda menjadi momen bagi para generasi muda untuk meningkatkan kemajuan Indonesia. Hadirnya dunia digital diharapkan mampu mewujudkan segala impian bangsa. Ketua Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi, menyebut peran digital bagi generasi sekarang berefek ganda.
ZA395. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. fotoputra/ Jakarta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. “Tujuan pelatihan ini yaitu membentuk pemuda yang memiliki keterampilan digital dan karakter yang baik sebagai agen perubahan, kekuatan moral dan sebagai kontrol sosial dalam segala aspek pembangunan kepemudaan,” kata Asdep Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Kemenpora, Deswan, Jumat 1/10. Menurutnya, digitalisasi merupakan tantangan bagi pemuda untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi dan peran aktif pemuda dalam membangun dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Asdep Deswan menerangkan, Indonesia akan memasuki bonus demografi. Diperkirakan penduduk usia produktif akan mencapai tujuh puluh persen. Kemudian, pelayanan kepemudaan diarahkan untuk mendorong dan memfasilitasi agar pemuda berperan aktif sebagai agen perubahan. “Selain itu juga sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial dalam segala aspek pembangunan nasional. Selanjutnya, guna mewujudkan pembangunan kepemudaan, maka penguatan karakter pemuda di era digital ini perlu dilaksanakan,” jelasnya. Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Kominfo, Boni Pudjianto yang hadir sebagai narasumber menyampaikan perihal literasi digital bagi pemuda. Ada tiga hal dalam pengembangan sumber daya manusia talenta digital yaitu level pendidikan, level kompetensi pekerjaan, dan tipe individual. “Nah, kunci keberhsilan ini yaitu kolaborasi dari kementerian/lembaga terkait melalu kebijakan relevan. Kemudian mitra komunitas yang menjadi pelaksana kegiatan, Lalu berkolaborasi dengan mitra lembaga riset dan perguruan tinggi, serta mitra lainnya,” terangnya. Terpisah, Kadispora Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis menyambut baik kegiatan pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital. Menurutnya, perlu adanya kerja sama pemerintah dengan lembaga kepemudaan dalam pemberdyaan dan pengembangan pemuda baik pada bentuk pendidikan, pelatihan, maupun pengkaderan. “Melalui kegiatan ini saya mengajak lembaga yang membidangi pemberdayaan pemuda untuk menyentuh masyarakat dalam hal ini pemuda lewat program atau kegiatan sesuai dengan tujuan pembangunan kepemudaan,” Andi Arwin. “Diera digital, peran pemuda untuk memberikan inovasi dibidang teknologi sangat penting. Seiring dengan perubahan zaman yang bergerak kearah yang lebih canggih, semakin banyak pula inovasi yang terjadi. Manusia harus terus bergerak dalam proses digitalisasi. Pelatihan ini dapat melahirkan talenta muda melalui kreativitas dan inovasi yang dilakukan dengan memanfaatkan hobi dan bakatnya secara optimal, berkapasitas, dan berdaya saing,” dia menambahkan.jef
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara dengan kepadatan penduduknya. Pemuda di Indonesia yang banyak jumlahnya, tentu saja juga memiliki peranan penting bagi bangsa Indonesia yang sedang menata diri untuk menjadi bangsa yang lebih maju. Jika pemuda indonesia yang banyak ini dapat diberdayakan dengan maksimal, tentu saja itu dapat menjadi mata tombak indonesia untuk menuju bangsa yang lebih maju. Ditambah dengan adanya kecanggihan teknologi yang sudah menjadi konsumsi harian pemuda indonesia kini. Rasanya jarang kita temukan pemuda indonesia yang tidak dapat mengoprasikan sebuah perangkat dari itu rasanya sudah tidak perlu ditanyakan apa saja yang dapat di kontribusikan dari pemuda Indonesia untuk bangsa ini. Ini adalah beberapa hal yang mungkin dilakukan pemuda indonesia untuk bangsa ini di era digital seperti sekarang1. Menjadi pelopor mobilisasi massa yang bertujuan untuk kebaikan bangsaMobilisasi massa bukan hanya melulu tentang demo. Mobilisasi massa yang lain yang dapat dilakukan contohnya menjadi pelopor gerakan menjaga kelestarian lingkungan. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan kekayaan alamnya. Namun, kini banyak hutan, pantai, pegunungan, laut indonesia yang sudah mulai rusak karena pengeksploitasian yang berlebihan demi mencapai kekayaan materi semata, tanpa memikir kan dampak panjangnya yang berpengaruh pada kelestarian alam Indonesia. Publikasi pergerakan massa tersebut kini dapat menggunakan aplikasi canggih yang telah ada, kita dapat menarik simpati masa menggunakan berbagai aplikasi tersebut. 2. Membantu sesama menggunakan perangkat digital Kita sudah dapat melihat contohnya, seperti ketika salah satu gadis di Jogja yang tidak dapat membiayai pendidikannya disalah satu Universitas ternama di negara ini. Banyak para simpatisan yang kemudian membuat sebuah kegiatan charity di internet untuk membantu meringankan beban gadis belia tersebut. dan hasilnya pun kini, gadis tersebut dapat kuliah menggunakan biaya dari para donatur yang Sebagai pengembang era digitalKekreatifan dari pada pemuda dapat di salurkan untuk menciptakan aplikasi dan perangkat yang dapat meringankan pekerjaan orang menggunakan aplikasi yang mudah diakses dan dioperasikan baik bagi anak mudanya sendiri ataupun berbagai golongan yang mungkin menggunakannya. Contohnya saja seperti yang kita ketahui salah satu aplikasi ojek digital, permaninan, maupun aplikasi pembelajaran yang diciptakan oleh anak Penyebar informasi bermanfaat Saya rasa untuk masalah ini tak perlu dipertanyaakan. Seperti contohnya, beberapa waktu yang lalu, ketika ditemukan sebuah kotak mencurigakan di daerah Ringroad utara Yogyakarta. Ternyata kotak tersebut adalah seperangkat bom rakitan. Anda yang warga sekitar Yogyakarta pasti mendapati berita agar sekiranya tidak melewati daerah tersebut untuk beberapa saat hingga sudah dinyatakan aman oleh gegana atau pihak yang generasi muda Indonesia di era digital, tentu saja kita dapat berperan penting bagi bangsa ini. Kita adalah generasi yang memiliki andil besar untuk Indonesia yang lebih maju di masa depan. Untuk itu, kita patut memperkaya diri dengan ilmu-ilmu yang berkembang dan menjadikan diri sekreatif mungkin untuk menggunakan segala fasilitas yang dimiliki untuk hal-hal yang berguna dan bermanfaat, tak hanya bagi diri sendiri namun, juga untuk masyarakat sekitar atau bahkan bangsa Indonesia. Lihat Lyfe Selengkapnya
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pemuda merupakan generasi yang sangat berpengaruh untuk proses pembangunan desa. Pemuda selalu menjadi harapan dalam setiap kemajuan didalam suatu bangsa yang dapat merubah pandangan orang dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan ide – ide ataupun gagasan-gagasan yang berlandaskan keilmuan dan wawasan yang sangat luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang berlaku di dalam zaman sekarang sangatlah berbeda apabila dibandingkan dengan generasi terdahulu dari segi pergaulan, pola berpikir dan cara mereka menyelesaikan malasah yang sedang Pemuda – pemuda zaman dahulu lebih berpikir secara rasional dan jauh kedepan, dalam artian yaitu mereka tidak asal-asalan dalam bertindak maupun melakukan sesuatu. Tetapi mereka merumuskannya secara matang dan memikirkan kembali dengan melihat dampak-dampak yang akan terjadi. Namun sayang, dinilai sebagian ada pemuda zaman sekarang masih terkesan acuh terhadap masalah-masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar atau skala nasional. Maka dari pada itu, menurut Saya pada saat ini sangat diperlukan berbagai macam tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki pola berpikir para pemuda zaman sekarang. Cara yang paling tepat untuk pembangunan kepemudaan adalah dilakukan secara sistematik, komperehensif, akseleratif, sinergis, dan integratif, dan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta menyediakan wahana aktualisasi diri yang positif dan konstruktif, serta mudah diakses oleh para dengan cara tersebut diharapkan para pemuda dapat merubah cara berfikirnya untuk peka terhadap perkembangan sosial di lingkungannya dan yang tidak kalah pentingnya adalah nasib pembangunan Desa kedepan itu akan sangat bergantung pada generasi penerusnya yaitu generasi mengenai peran pemuda dalam pembangunan desa tidak dapat kita terangkan secara sederhana seperti seorang Ayah yang bekerja di sawah kemudian di bantu oleh seorang anaknya yang kuat dan perkasa. Berbicara mengenai pemuda kita berbicara masa depan dan segala pemikiran yang mengarah kepada masa pemuda yang pertama adalah memperdalam ilmu dan pulang kembali ke desa untuk mengabdi ke masyarakat. Peran selanjutnya adalah menjadi delegasi dan wakil terdepan dalam berbagai ajang kompetisi di masyarakat. Kompetisi disini tidak boleh dipahami secara sempit hanya sebatas perlombaan. Tetapi bagaimana, peran pemuda memiliki daya saing yang handal dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Sehingga desa ini diperhitungkan oleh masyarakat lain maupun pemerintah. Karena itu tadi kualitas dan kuantitas pemuda yang sikap masyarakat desa yang acuh, tak acuh terhadap keadaan desa dan hanya bisa menerima apa adanya terhadap perkembangan desa akan sangat sulit untuk dapat berkembang dan maju lebih cepat. Sebagaimana yang banyak kasus yang terjadi, baik dalam rencana pembangunan, maupun pelaksanaannya yang terkadang tidak transparan terkait pendanaan yang di gunakan. Hal ini akan menjadi pemicu penghambat dalam proses kemajuan desa karena sebanyak apapun anggaran yang diberikan pemerintah untuk pembangunan desa tapi tidak di kelola dengan baik maka akan hanya melahirkan sebuah peluang tindakan kejahatan/korupsi di desa. Lihat Humaniora Selengkapnya